• [Terbaru] Menikmati Jakarta dengan Traveloka Xperience Klik Disini

Sunday, 20 October 2019

Sebuah Cerita dari Bukit Kerbau



Sebelum ini begitu sedikit hal yang saya tahu tentang Garut. Sebagai orang daerah yang lahir dan besar di Sulawesi, lumayan jarang informasi mengenai kabupaten ini yang sampai ke saya. Saya hanya mengenal Garut sebatas nama sebuah daerah di Pulau Jawa, tidak mengetahui dengan persis dimana lokasinya dan apa-apa saja yang menarik di kabupaten ini. Setidaknya ini hingga seseorang mengajak saya kesana, menikmati pergantian tahun di suatu tempat yang begitu meninggalkan kesan hingga kini.

Di tahun 2017 dari Makassar saya merantau ke Jakarta, salah satu instansi pemberi beasiswa memberikan saya beasiswa untuk melanjutkan pendidikan magister di Pulau Jawa. Sebelum mulai kuliah kami diberikan pelatihan selama kurang lebih 6 bulan yang berlangsung dari akhir 2017 hingga 2018. Di akhir tahun waktu itu saya mendapatkan libur yang lumayan banyak, sehingga menurut saya menarik kiranya bila saya sejenak kabur dari Jakarta untuk melihat daerah-daerah lain di pulau ini.

Gayung bersambut, seorang teman yang telah lama tinggal di Jakarta mengajak saya untuk berlibur ke Garut, bukan sekedar liburan biasa tapi kami akan berkemah di sebuah bukit menyambut pergantian tahun disana. Sebelumnya ia (teman saya) telah beberapa kali ke Garut, terakhir saat mendaki Gunung Papandayan yang merupakan salah satu gunung yang wajib didatangi bagi para pendaki gunung di Pulau Jawa. Baginya Garut memiliki daya tarik tersendiri.

Garut sendiri merupakan salah satu kabupaten yang terletak di provinsi jawa barat dengan ibukotanya Tarogong Kidul. Nah apa yang begitu menarik dari kabupaten ini adalah bentang alamnya yang dapat memukau setiap mata. Di Garut kita akan menemukan berbagai macam keajaiban alam, mulai dari pegunungan, bukit, air terjun, danau, kawah, pantai, dan lain sebagainya. Bagi banyak pendaki, Garut merupakan salah satu wilayah yang spesial, karena di kabupaten inilah terdapat gunung-gunung yang menjulang tinggi dan menjadi favorit banyak pendaki., seperti Gunung Papandayan (2.622 Mdpl), Gunung Guntur (2.249 Mdpl), Gunung Karacak (1.838 Mdpl) , hingga Gunung Cikuray (2.821 Mdpl).
Adapun tujuan kami ke Garut disini adalah sebuah bukit yang sangat indah yang bernama Buffalo Hill (Tegal Munding). Buffalo Hill ini seperti namanya merupakan hamparan rumput hijau di dataran tinggi yang menjadi tempat bersantai dan cari makan para kerbau. Saat ini sepertinya tidak banyak lagi kerbau di Buffalo Hill, karena saat kami disana, kami hanya menemukan beberapa. Kami putuskan ke Buffalo Hill atas beberapa cerita pengalaman menarik dari beberapa artikel yang kami baca di internet. Gambaran lokasi dan beberapa spot foto yang terlihat menarik dari artikel-artikel itu berhasil membawa kami menjauh hampir enam jam dari ibu kota.



Minggu, 31 Desember 2017, sekitar Pukul 07:30 pagi dengan bus dari Jakarta saya dan dua teman bertolak menuju Terminal Guntur di Garut. Tidak banyak yang saya dapat cerita selama perjalanan menuju Terminal Guntur ini, karena selama perjalanan kami gunakan lebih banyak beristirahat. Tiba di Terminal Guntur, kami kemudian sholat dzuhur, makan siang di rumah makan di salah satu sudut terminal dan berangkat menuju destinasi Pos Pendakian Buffalo Hill. Disini kami sempat menemukan masalah, kami tidak tahu dengan menggunakan apa kami akan ke pos pendakian itu?.

Awalnya untuk menuju Pos Pendakian Buffalo Hill, kami mencoba menggunakan transportasi mobil online untuk mengangkut kami, sayangnya setelah setengah jam menunggu, pesanan kami tidak satupun yang merespon, olehnya kami beralih menggunakan ojek online dan berangkat terpisah. Disini kami mulai menemui beberapa persoalan. Ojek yang mengantar saya sempat tersesat sehingga butuh waktu lebih lama untuk sampai ke tujuan, satu ojek lain yang membawa teman saya tidak dapat mendaki jalanan yang terjal sehingga harus berjalan kaki, sedang ojek sisanya ternyata dengan lancar telah sampai di lokasi.


Saat tiba di pos pendakian akhirnya saya paham mengapa transportasi mobil online tidak ada yang berkenan mengangkut kami, hal ini karena medan menuju lokasi yang perlu melewati jalan sempit, berbatu, bahkan menanjak, sehingga tidak cocok untuk kendaraan roda empat. Namun bagi saya, inilah hal pertama yang membuat perjalanan kali itu begitu menarik, saya menikmati setiap tempat yang kami lewati. Setelah tiap hari disesaki oleh hingar bingar kehidupan Jakarta, di Garut saya serasa di kampung halaman sendiri.

Untuk masuk ke Buffalo Hill, di pos pendakian kita perlu membeli tiket masuk sebesar 15 ribu, yang mana dana ini digunakan untuk memperbaiki akses masuk, perawatan lokasi, dan dana darurat bila alih-alih terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap para pengunjung. Di pos pendakian itu kami disambut dengan sangat ramah oleh beberapa petugas yang terlihat masih sangat muda, kami diarahkan untuk menulis nama, asal atau tempat tinggal, nomor telpon yang dapat dihubungi dalam sebuah buku pengunjung.

Trek menanjak menuju Buffalo Hill di tengah lahan pertanian warga (Dokumentasi Pribadi)

Setelah selesai dari pos pendakian, kami kemudian berangkat menuju Buffalo Hill. Di perjalanan menuju Buffalo Hill kami dihadapkan jalanan yang begitu menanjak dengan kemiringan rata-rata sekitar 35 derajat, lumayan menguras tenaga namun terbayarkan karena pemandangan sepanjang jalan yang mengesankan. Selama perjalanan terlihat hamparan kebun warga yang tersusun rapi meski berada di tepi perbukitan yang tidak rata. Di wilayah ini tertanami sayur mayur seperti kol, cabai, tomat hingga kentang. Sepertinya bertani merupakan mata pencaharian yang umum bagi warga sekitar Buffalo Hill. Saya mengapresiasi tidak hanya bagaimana para petani disini menggarap lahan yang sangat miring di tepi bukit tetapi juga betapa kuatnya mereka tiap hari berjalan menanjak untuk bertani.


Disambut oleh hijaunya rumput di Buffalo Hill (Dokumentasi Pribadi)

Sekitar tiga jam berjalan melewati jalan yang terus menanjak, kami akhirnya tiba di Buffalo Hill. Sesaat setelah sampai saya begitu kagum dengan keindahan Buffalo Hill ini. Hamparan rumput hijau, udara yang sangat sejuk, pemandangan Gunung Cikuray yang terlihat sangat jelas dari Buffalo Hill telah membuat kami jatuh cinta dengan tempat ini. Buffalo Hill merupakan tempat yang sangat tepat untuk berkemah karena disini kita dapat menikmati alam yang masih sangat asri, disaat malam hari kita bisa melihat lampu-lampu jalanan, cahaya lampu rumah-rumah Kota Garut dari ketinggian, dan khusus untuk malam tahun baru kita juga dapat menyaksikan ratusan kembang api yang menyala beriringan di langit Kabupaten Garut.

Saat tiba di Buffalo Hill kami mencari lokasi yang tepat untuk mendirikan tenda, saya memilih tempat dimana kami bisa melihat Gunung Cikuray lebih jelas. Saat perjalanan menanjak kami menuju Buffalo Hill begitu sulit untuk fokus terhadap jalur pendakian, karena gunung ini seakan terus merayu kami untuk berbalik badan dan menatap keindahannya. 

Pemandangan Gunung Cikuray dari Buffalo Hill (Dokumentasi Pribadi)

Setelah tenda dibangun, sambil merapikan barang-barang kami dan memasukkannya kedalam tenda, kami juga mengumpulkan kayu bakar yang akan kami gunakan untuk menghangatkan diri di malam harinya. Di Buffalo Hill, kami sebenarnya juga ditemani puluhan tenda lain karena lokasi wisata ini memang di tiap hari libur sering dipenuhi para pengunjung. Menjelang malam di Buffalo Hill, suasana lokasi wisata ini terlihat lebih indah lagi.

Tiba malam hari saat pengunjung lainnya menyalakan kayu bakar di depan tenda masing-masing, kami lebih banyak mengurung diri dalam tenda karena kedinginan. Tumpukan kayu bakar yang telah kami kumpul akhirnya tidak kami nyalakan, sempat terpikir untuk diberikan saja ke rekan pengunjung yang lain namun niat ini sudah lebih dulu menciut karena suhu Buffalo Hill yang teramat dingin. Jadi bagi teman-teman yang suatu saat juga ingin ke Buffalo Hill, siapkanlah pakaian, jaket, selimut, sleeping bag yang tebal agar anda tetap merasa hangat disana.

Beberapa menit sebelum jam 12 malam, rentetan kembang api mulai terlihat menyala di langit Garut hingga mencapai puncaknya di pukul 12. Sungguh suatu pemandangan malam yang begitu indah, melihat masyarakat Garut begitu bersuka cita menyambut tahun baru. Beberapa rekan pengunjung Buffalo Hill kompak menghitung mundur di detik-detik menjelang tahun baru, sedang beberapa yang lainnya juga turut menyalakan kembang api, sehingga menambah keseruan di malam itu. Suatu momen yang membuat saya selalu terkenang dengan Garut.


Sunrise dari balik Gunung Cikuray (Dokumentasi Pribadi)

Esoknya pukul 5 pagi suara hingar bingar pengunjung Buffalo Hill secara tidak langsung membangunkan kami, ini karena mereka ingin menyaksikan sunrise pertama di 2018. Pengunjung lain disana mengatakan bahwa matahari akan muncul dari balik Gunung Cikuray, betapa penasarannya saya untuk menyaksikan keindahan sunrise ini dengan eksotisme Gunung Cikuray yang menjulang tinggi itu. Saat itu saya jadi teringat ketika melihat beberapa cahaya dari puncak Gunung Cikuray di malam sebelumnya yang dinyalakan para pendaki disana, orang-orang yang berada di Puncak Gunung Cikuray itu sepertinya lebih dulu menyaksikan sunrise pertama di 2018

Saat fajar menyapa di Buffalo Hill (Dokumentasi Pribadi)

Pukul 8 Pagi saat suhu Buffalo Hill mulai beralih dari dingin menjadi hangat, kami kemudian mulai beres-beres untuk pulang, sebelum pulang kami merencanakan untuk jalan-jalan ke air terjun (curug) di dekat Buffalo Hill. Tidak satupun dari kami yang mengetahui dimana lokasi curug ini, olehnya kami berinisiatif untuk menanyakan ini pada sekumpulan anak yang sedang bermain-main disana. Anak-anak ini dengan begitu sopan kemudian menjawab dalam Bahasa Sunda yang kurang lebih maksudnya mereka akan menemani kami menuju curug di Buffalo Hill.

Lokasi curug dengan lokasi kami mendirikan tenda tidaklah begitu jauh, meski tadinya saya berfikir bila kami perlu lagi mendaki bukit yang jauh untuk menuju kesana. Curug ini berlokasi di tepian Buffalo Hill. Air terjun ini juga begitu segar dan jernih dan banyak digunakan warga sekitar untuk pengairan kebun sayur mayur mereka. Bagi anda yang ingin ke curug ini agar hati-hati, karena jalanan yang dilintasi begitu curam, sempit, dan berair, sehingga kita perlu kewaspadaan ekstra. Mengakhiri liburan kami disana, selepas dari curug kami kemudian turun menuruni bukit lalu kembali pulang ke Jakarta melalui Terminal Guntur.


Sejak saat itu saya menjadi lebih kenal dengan Kabupaten Garut, apa-apa saja yang menarik dari kabupaten ini, cara buat kesana, dan berbagai hal penting lain. Buffalo Hill menjadi pengantar saya mengenal Garut, keindahan, keramahan, keajaiban, dan keseruan yang ditawarkannya. Saya ingin menjelajahi kabupaten ini lebih jauh lagi, olehnya kedepan ada satu rencana lain saya di Garut yakni mendaki menuju puncak Gunung Cikuray. Jika sebelumnya saya hanya bisa melihat keindahannya dari Buffalo Hill. Kini saya ingin merasakan dan melihat sendiri dari dekat. Gunung Cikuray sendiri mempunyai ketinggian 2.821 meter di atas permukaan laut dan merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat setelah Gunung Ciremai, Gunung Pangrango dan Gunung Gede.


Referensi:
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Garut
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Cikuray


Artikel ini diikutsertakan dalam Writingthon Jelajah Kota Garut yang diselenggarakan oleh Bitread Digital Publishing



Sunday, 6 October 2019

Menikmati Jakarta dengan Traveloka Xperience



Lebih dari setahun yang lalu saya memantapkan niat melanjutkan pendidikan di Jakarta. Dengan berbekal pengalaman beberapa kali ke kota ini dan juga ada beberapa teman yang telah saya kenal, saya memberanikan diri meninggalkan kampung halaman, menghadapi sebuah kota yang dianggap sebagian orang diluar sana sebagai kota yang tidak ramah, karena kemacetannya yang parah, tingkat kejahatan yang tinggi, kualitas lingkungan hidup yang tidak sehat, dan berbagai hal negatif lainnya. Hampir jarang ada hal yang menarik, begitulah kurang lebih katanya.

Namun selama saya di kota ini, saya melihat sisi lain kota ini yang ramah. Ada banyak hal yang membuat saya betah disini. Semacet-macetnya Jakarta, ada transportasi umum yang menurut saya begitu nyaman, dan terjangkau. Ada berbagai jenis kuliner menarik, termasuk diantaranya kuliner-kuliner dari berbagai daerah di Indonesia yang sama sekali belum pernah saya ketahui dan rasakan sebelumnya. Ada juga berbagai tempat wisata dan hiburan menarik, jumlahnya sangat banyak kalau boleh dibilang. Semua akan saya jelaskan satu-satu pada pembahasan berikut:


Hal yang menurut saya membuat Jakarta begitu beda dengan kota-kota lainnya di Indonesia adalah karena transportasi umumnya yang baik. Saya agak heran awalnya ketika mencoba Bus Transjakarta, cukup kaget dengan harga tiketnya yang murah, tidak peduli apakah tujuan kita dekat maupun jauh harga tiket transjakarta tetap sama yakni Rp. 3.500 dan hanya Rp. 2000 bila kita berangkatnya dibawah pukul 7 pagi. Meski di jam-jam sibuk, kita perlu berdesak-desakan dengan penumpang lain hanya untuk bisa masuk ke dalam bus, tapi menurut saya ini adalah salah satu transportasi yang aman. Inilah transportasi andalan saya setiap harinya saat akan berangkat ke kampus.


Jakarta beberapa waktu lalu juga meresmikan moda transportasi umum Mass Rapid Transit (MRT) dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus. Saat uji coba pertama kepada publik pada 12 maret yang lalu, saya menjadi salah satu yang ikut pada uji coba tersebut. Untuk pertama kalinya setelah Indonesia merdeka pada 1945, kita akhirnya memiliki transportasi umum MRT. Dengan transportasi ini kita jadi tidak perlu khawatir terjebak macet saat akan bepergian dengan transportasi umum. Rumornya orang-orang kantoran di Jl, Thamrin banyak yang bepergian ke Sudirman ataupun Blok M saat-saat jam istirahat kerja hanya untuk makan siang dan berbelanja.




Jakarta bisa diibaratakan adalah tempat berkumpulnya orang-orang dari berbagai daerah dan suku di Indonesia. Mereka kesini rata-rata untuk mengadu nasib, banyak yang kemudian menetap dan berbisnis. Mereka juga banyak yang memperkenalkan kuliner khas dari daerah mereka melalui pendirian restoran ataupun rumah makan. Al hasil, di Jakarta kita bisa menemukan banyak jenis kuliner nusantara yang dijajakan. Tahu tentang Mie Aceh, Empal Gentong khas Garut, Bakso Malang, Coto Makassar, Soto Bogor? Adalah kuliner-kuliner khas daerah yang saya senangi selama di Jakarta.


Selain itu, Jakarta yang hingga saat ini masih berstatus sebagai ibu kota Indonesia, juga tempat dimana kita mudah menemukan berbagai kuliner khas dari negara-negara lain. Mulai dari kuliner Chinese, Western, India, Arab, dan lain sebagainya juga mudah ditemukan di Jakarta. Jadi sebenarnya apa yang membuat Jakarta tidak menarik? Padahal sebenarnya ada banyak cita rasa yang menunggu kita disini.


Di suatu tempat jika jumlah penduduknya banyak, maka tempat wisata dan hiburannyapun akan banyak dan beraneka ragam. Olehnya di Jakarta ada banyak tempat yang menyajikan beragam atraksi wisata menarik. Kita bisa menambah pengetahuan dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah, museum dan perpustakaan umum. Menghibur diri dan keluarga ke tempat-tempat wisata keluarga, pantai, waterpark, sea world, zoo park. Bagi anak-anak muda bisa nongkrong di kafe-kafe, taman, ataupun menikmati film terbaru di bioskop. Bagi yang senang berolahraga bisa bersepeda di jalan-jalan Jakarta yang tersedia space buat bersepeda, jogging di pagi atau sore di kawasan Gelora Bung Karno atau nge-gym, yoga, dan lain sebagainya ke pusat-pusat kebugaran yang ada.



Nah apa yang ingin saya sampaikan melalui tulisan ini adalah ternyata ada satu cara menarik menikmati beragam hal-hal menarik di Jakarta dengan lebih mudah dan lebih lengkap yakni dengan menggunakan layanan Traveloka Xperience. Apa itu Traveloka Xperience? Traveloka Xperience adalah satu layanan terbaru dari Traveloka demi memenuhi kebutuhan travel dan lifestyle para penggunanya.


Dengan Traveloka Xperience, kita bisa menemukan berbagai jenis produk dan aktivitas liburan dan gaya hidup mulai dari atraksi, bioskop, event, hiburan, spa & kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tur, pelengkap travel, makanan & minuman, serta kursus & workshop. Selain itu, kita juga bisa menikmati ribuan pilihan pengalaman wisata di seluruh dunia yang didukung oleh metode pembayaran beragam, proses pemesanan cepat dan praktis, serta customer service 24/7. Semuanya tersedia dalam 6 pilihan bahasa untuk semakin memudahkan para pengguna.

"Mulai tahun ini (2019), Traveloka melebarkan sayapnya dengan melengkapi produk dan layanan untuk kebutuhan travel dan lifestyle yang terintegrasi dalam satu aplikasi melalui Traveloka Xperience... Traveloka ingin hadir untuk memperkenalkan bagaimana teknologi dapat membantu dan mempermudah kegiatan sehari-hari, sehingga dapat memenuhi kebutuhan serta memperkaya pengalaman hidup para penggunanya" ujar CEO Traveloka Xperience, Christian Suwarna.


Nah, dengan adanya aplikasi ini saya jadi memiliki banyak pilihan dan cara untuk menikmati Jakarta. Setidaknya ada 12 kategori Xperience yang tersedia dalam layanan ini. Keduabelas kategori tersebut adalah:


Di kategori ini, kita akan disuguhkan berbagai pilihan atraksi wisata yang ada di sekitar kita, atraksi wisata di kota-kota besar di Indonesia, dan juga di Asia Tenggara. Terdapat pilihan mulai dari Taman Hiburan, Taman Air, Alam dan Binatang, Museum dan Galery, Objek Wisata, dan lain-lain. Di dalam kategori Atraksi ini pula tersedia berbagai penawaran-penawaran promo yang patut dicoba, agar membuat kegiatan liburan kita menjadi lebih menarik dan menyenangkan.


Nah apakah teman-teman sekalian hingga saat ini masih masuk golongan orang yang sering antri di bioskop hanya untuk beli tiket? Padahal sekarang sudah bukan jamannya lagi ya kan? Dengan Traveloka Xperience kita bisa dengan mudah membeli tiket nonton dengan smartphone kita, tinggal masuk ke aplikasi Traveloka Xperience, pilih kategori Bioskop, dan cari dan pilihlah film yang akan kita tonton. 


Apa yang kemudian membuat Traveloka Xperience ini jadi lebih menarik adalah juga tersedianya berbagai informasi event dan konser menarik yang tiketnya bisa kita beli langsung melalui Traveloka Xperience ini. Tidak hanya dengan event-event yang ada di sekitar kita, melainkan juga informasi mengenai event-event yang ada di kota-kota lainnya di Indonesia, bahkan di negara-negara Asia Tenggara lainnya.


Di kategori Hiburan ini, Traveloka menyediakan berbagai pilihan hiburan yang bisa kita nikmati, diantaranya ada informasi mengenai lokasi permainan, karaoke, escape room, ice skating, gokart, dan berbagai hiburan menarik lainnya. Bisa dibilang, jarang ada aplikasi yang menyediakan informasi hiburan selengkap yang ada dalam Traveloka Xperience, bahkan saat kita melakukan pembelian layanan hiburan pun, Traveloka memberikan potongan-potongan harga yang membuat layanan hiburan menjadi lebih murah dari harga normalnya.


Jadilah tetap aktif dan lebih sehat dengan mengikuti berbagai kegiatan olahraga. Di Traveloka Xperience ada berbagai layanan olahraga yang dapat kita pilih dan ikuti, diantaranya ada olahraga Archery, Yoga, Muay Thai, Renang, dan lain-lain. Bahkan saat kita bepergian, kita bisa dengan mudah mengetahui layanan kegiatan olahraga dan lokasinya di kota tujuan kita hanya dengan melalui Traveloka Xperience.


Jangan bingung dan ragu untuk merawat diri, di Traveloka Xperience tersedia berbagai layanan perawatan yang bisa kita pilih, pijat, spa, salon, barbershop, perawatan kulit dan wajah, dan lain sebagainya. Dengan adanya layanan ini pada aplikasi Traveloka Xperience kita jadi punya banyak pilihan dalam memanjakan diri. Begitu menarik untuk dicoba bukan!.


Satu hal yang paling saya senangi di Traveloka Xperience adalah tersedia informasi yang begitu lengkap tentang tempat-tempat atau taman bermain khususnya buat anak-anak. Dengan Traveloka Xperience kita bisa membeli voucher bermain, top up kartu, pembelian tiket untuk masuk ke taman-taman bermain tersebut dengan lebih mudah. Yuk manjakan anak-anak anda dengan mengunjungi taman-taman bermain yang ada di sekitar anda.


Di menu Transportasi, kita tak perlu lagi khawatir dengan transportasi apa yang akan kita gunakan saat berlibur baik itu lokal maupun internasional, semua kita bisa lakukan dengan mudah dengan menggunakan Traveloka Xperience. Kita bisa membooking layanan transportasi bahkan di luar negeri sekalipun dengan layanan ini.  Dengan menu transportasi ini, kita bisa melakukan pembelian layanan mulai dari antar jemput di bandara, tamasya keliling kota, speedboat dan feri, layanan rental kendaraan, hingga kartu akses wisata.


Nikmati berbagai petualangan seru baik lokal maupun internasional dengan berbagai informasi tur menarik yang bisa anda beli di Traveloka Xperience. Mulai dari liburan 3 hari 2 malam di pulau Belitung, liburan ke Nusa Penida, Gili Trawangan, Sasak Mandalika, rafting di Sumatera Barat bahkan hingga tur internasional di Kyoto, Jepang, tur gurun di Dubai, bike tour di Amsterdam dan berbagai jenis tur yang lain, semua bisa dengan Traveloka Xperience.


Bila teman-teman berencana akan liburan keluar negeri, di Traveloka Xperience menyediakan berbagai hal yang akan melengkapi perjalanan anda, mulai dari Kartu SIM 4G, Rental Wifi, layanan pemotretan profesional, lounge dan penyambutan di bandara, dan lain sebagainya. Bagi anda yang mungkin berencana ke Korea, anda bisa menyewa Hanbok di Seoul hanya dengan melalui Traveloka Xperience.


Berwisata kemanapun kita, makanan dan minuman selalu menjadi hal utama yang menjadi perhatian kita bukan? Nah, Traveloka Xperience menyediakan informasi wisata kuliner yang populer di sekitar kita, bahkan wisata kuliner yang terkenal di berbagai kota-kota dunia. Bahkan ketika kita mencari oleh-oleh apa yang akan dibawah pulang, Traveloka Xperience menyediakan berbagai informasi tentang oleh-oleh khas yang dapat anda lihat melalui layanan ini.


Apa yang menjadi kelebihan lain Traveloka Xperience adalah informasi yang disediakan begitu lengkap bahkan untuk kursus dan workshop sekalipun. Kita bisa memperkaya kemampuan dengan mengikuti berbagai kursus yang kita ingini melalui layanan Traveloka Xperience. Kelas memasak, kelas tari, kelas kerajinan, dan lain-lain semua tersedia dalam layanan Traveloka Xperience ini.

Menarik bukan? Nah, mengapa Traveloka Xperience ini patut lah dikatakan sebagai salah satu layanan yang recomended buat dicoba adalah tentu karena berbagai kelebihan-kelebihan yang dimilikinya. Secara umum, kelebihan-kelebihan dari Traveloka Xperience adalah sebagai berikut:



Dulunya saya hanya melihat Jakarta adalah sebuah kota metropolitan yang dipenuhi oleh gedung-gedung bertingkat dan rumah-rumah yang rapat, ternyata Jakarta tak hanya itu. Ada hal lain lagi yang begitu menarik. Di utara Jakarta terdapat gugusan pulau-pulau bernama Kepulauan Seribu, tampakannya begitu berbeda dengan bagian Jakarta umumnya yang selalu terlihat sibuk dan ramai. Di kepulauan ini hiduplah 23an ribu warga Jakarta yang tersebar di berbagai pulau dengan mata pencaharian warganya yang sebagian besar adalah nelayan.

Beberapa waktu lalu, saya beserta teman-teman kampus menyempatkan untuk liburan ke salah satu pulau di Kepulauan Seribu ini, yaitu Pulau Tidung. Pulau ini bisa dikatakan salah satu pulau yang sangat menarik, selain dengan pemandangan alamnya yang begitu indah, di pulau ini juga terdapat berbagai spot-spot menarik, mulai dari terumbu-terumbu karang yang eksotis hingga Jembatan Cintanya yang terlihat manis. Saya merekomendasikan teman-teman untuk berwisata ke tempat ini.


Nah, bagi yang tertarik berlibur ke Pulau Tidung. Teman-teman bisa memesan paket tur Pulau Tidung melalui Traveloka Xperience, dengan Tur 2 hari 1 malam dengan kisaran biaya yang cukup terjangkau yakni Rp. 350.000 per orangnya, kalian akan dibawah menyelam kedalam laut, berkunjung ke penangkaran penyu, hingga menikmati sunset yang begitu hangat di pulau ini.




Nah, yuk Traveloka dulu, #XperienceSeru kemudian.





Referensi:
www.traveloka.co.id
www.kompas.co.id